Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sekilas Penjelasan Rumah KPR Bersubsidi



Sekilas Penjelasan Rumah KPR Bersubsidi | Rumah merupakan: kebutuhan primer yang harus dimiliki oleh kita. Dalam arti umum, rumah ialah: suatu bangunan yang dijadikan tempat huni layaknya zona tidur, makan, belajar, bermain, beraktivitas, dan lain - lain.

Semakin biaya rumah dari tahun ke tahun, memicu sebagian besar rakyat di Indonesia kesulitan untuk punya rumah untuk tinggal. Pemerintah dengan developer property berusaha mengakomodasi kebutuhan tersebut dengan membuat rumah subsidi.

Pengertian Rumah KPR Bersubsidi
KPR (Kredit Pemilikan Rumah) bersubsidi atau rumah subsidi adalah: suatu kredit yang diperuntukan terhadap warga berpendapatan menengah ke bawah didalam rangka memenuhi keperluan perumahan.

Dalam arti umum, KPR bersubsidi adalah: rumah yang dipasarkan dengan harga terjangkau di mana customer rumah subsidi memperoleh keringanan untuk mengajukan KPR dengan bunga yang flat. Bunga KPR rumah subsidi flat karena sudah disubsidi oleh Pemerintah dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Pemerintah dan Kementerian PUPR bekerjasama dengan sebagian developer properti yang kompeten di dalam membangun rumah murah. Pemerintah tidak hanya lakukan subsidi pada bahan bakar dan keperluan pokok saja tetapi termasuk juga melaksanakan subsidi bagi perumahan rakyat.

Beli rumah subsidi merupakan solusi buat anda terlebih kaum milenial yang baru memulai Pekerjaan atau keluarga baru yang miliki kebutuhan akan area tinggal. Rumah subsidi termasuk pas terhadap masyarakat berpenghasilan Rendah dengan pendapatan Upah Minimum Regional (UMR). Harganya yang murah, dengan DP ringan, bunga yang flat dan cicilan perbulannya dapat dijangkau. Meringankan kamu didalam memiliki rumah impian kamu. Daripada kamu membayar kost atau mengontrak rumah, lebih baik kalau kamu mencicil rumah. Dengan begitu, idaman punyai rumah tidak hanya semata-mata mimpi, tapi menjadi sebuah nyata.

Dari Segi Lokasi
Rumah subsidi umumnya dibangun di daerah urban yang begitu banyak penduduk. Mengapa rumah subsidi umumnya tidak berada di pusat kota? Alasannya gara-gara biaya tanah di kota sudah benar-benar mahal agar developer memilih membangun rumah subsidi di tempat urban karena harga tanahnya yang bisa dijangkau.

Ramenya kesibukan dipusat kota membuat banyak orang mengidamkan tinggal di lingkungan yang nyaman, sejuk, hening dan jauh dari kebisingan akibat kesibukan perkotaan. Selain itu, tempat urban benar-benar sesuai untuk dijadikan area tinggal dikarenakan biaya hidup yang lebih murah dibandingkan biaya hidup di perkotaan. Beberapa tempat urban juga sudah memiliki sarana transportasi umum untuk mengakomodasi kegiatan anda ke kota. Hal ini makin lama mengakibatkan rumah subsidi di daerah urban jadi lebih menarik untuk dimiliki.

Dari Segi Harga
Rumah subsidi mampu dikatakan amat tidak mahal untuk kita dimiliki. Harga rumah subsidi umumnya berkisar pada Rp. 135 jt sampai Rp 180 jutaan. Namun tersedia juga developer yang membanting harga Rp. 195 jt sampai Rp. 260 jutaan dengan rumah subsidi dengan mutu baik setara rumah komersial biasa. Mengapa biaya rumah subsidi sanggup begitu terjangkau? Harga rumah yang tidak mahal tersebut, dikarenakan adanya bantuan dari pemerintah yang tidak mengenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) seperti rumah non subsidi (komersial).

Dari Segi Ukuran
Rumah subsidi tergolong dalam Rumah Sangat Sederhana (RSS). Sebagai rumah yang sangat sederhana, maka pasti saja anda dapat meraih rumah dengan ukuran kecil. Luas bangunan rumah subsidi berada di antara 36 meter persegi sampai 48 meter persegi, dengan luas tanah antara 81 hingga 200 meter persegi.

Dari Segi Profit
Keuntungan lain yang bakal didapatkan oleh pembeli membeli rumah subsidi ialah, suku bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang ringan. Suku bunga yang rendah tersebut, jadi menarik karena cicilannya yang flat sebab dijamin oleh pemerintah. Selain bunga KPR yang ringan dan cicilan yang flat, cicilan rumah subsidi mampu dijalankan hingga 20 tahun. Untuk bisa mendapatkan rumah subsidi, kamu cuma harus melakukan DP sekitar 5% hingga 10% saja.

Gambar ilustrasi: Designed by. Freepik

Posting Komentar untuk "Sekilas Penjelasan Rumah KPR Bersubsidi"